Tampilkan postingan dengan label Sajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sajak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Oktober 2013


: D

Kau terbilang hebat
Satu yang terbagi kekosongan
Legam yang merajah seluruh bayang
Menjadikan rasaku bertepian samar

Bagimu
Mengaduk benak sungguh mudah
Kau berdiam diri saja, nafasku tersengal

Seberapa sering aku menangis?
Itu pun tak bisa membuatmu bergeming, bukan?
Lantaran amarahmu tetap saja pongah
Sibuk menimbang laba antara sakit dan bahagia yang kau dapat

Ini bukan penyesalan
Dan tak juga ku paksakan kau untuk tinggal
Sebab kini ku temukan cara untuk bahagia
Cukup dengan diri sendiri.

Berjalan mundur, bertemu titik-titik jatuh.
Merasai indahmu dari jauh.